Anda Perlu Sabar (dalam Profit Taking)
Artikel ini membahas peran kesabaran dalam merealisasikan keuntungan atau profit taking. Let profits run. Anda diharapkan untuk dapat mengesampingkan ego dalam trading dan tidak terlalu berlebihan menganalisa suatu saham dalam portfolio Anda.
Kemarin kami sudah bahas tentang cut losses short. Sekarang giliran let profits run.
Dulu, kami sering hanya mendapatkan keuntungan yang kecil padahal potensi keuntungannya masih besar. Kenapa begitu? Satu kesalahan kami adalah terlalu cepat menaikkan stop loss ke level yang terasa aman, atau breakeven. Yang kedua adalah keinginan untuk membuktikan kepada diri sendiri bahwa kami benar. Keduanya ada hubungannya dengan kesabaran, dan mengendalikan ego.
Sebelum Anda baca tulisan ini, pertama-tama, Anda harus mempunyai modal yang cukup untuk trading. Dengan modal kecil, jangan terlalu mengharapkan hasil yang spektakuler apalagi sampai bisa menghidupi Anda dan keluarga. Kesalahan paling klasik di Indonesia adalah trader modal kecil mengambil posisi yang benar-benar beresiko, dengan sebagian besar atau semua modalnya, dan berharap jackpot, ternyata malah dirampok. ”Uang sekolah mahal”, katanya. Setelah itu, baru dia sadar. Semua ilmu Pojok Saham tidak akan cocok untuk Anda jika Anda masih menganggap Bursa Efek Indonesia seperti kasino.
OK kita kesampingkan dulu skenario di atas. Ini buat yang mau trading benar-benar dengan modal cukup, mau “kerja”, dan disiplin. Kalau Anda (mau) masuk ke sini, mari kita bahas kesabaran…
Menaikkan stop loss ke level yang terasa aman, atau breakeven secara psikologis bisa terasa sangat menyejukkan. Kenapa? Karena setelah itu berarti Anda “bermain dengan uang pasar”. Anda tidak perlu takut lagi kehilangan uang atau loss. Tapi, pada prakteknya gerakan ini jika dilakukan terlalu cepat malah akan mengurangi potensi Anda untuk mendapatkan keuntungan.
Sebagai trader kita perlu ingat satu hal: berbicara trading adalah berbicara tentang probabilitas atau kemungkinan. Apakah ada probabilitas tinggi untuk meraih untung? Terkadang. Ilmu yang membuat Anda punya keunggulan dalam bursa saham? Ada. Kalau kepastian? Tidak.
Tidak ada trader (manusia) yang sempurna. Semua entry dan exit adalah tentang kemungkinan-kemungkinan.
Banyak posisi paling menguntungkan dimulai dengan gerakan yang tampaknya ke arah yang salah (“swing trap”). Tapi selama analisa kita sudah ada dan stop loss awal belum tersentuh, tidak seharusnya kita melakukan cut loss terlalu cepat, apalagi taking profit cuma sedikit.
Secara psikologis, kalau sudah untung, walaupun sedikit, tentu kita (trader/manusia) tidak mau rugi. Ini sangat sulit dilakukan jika posisi Anda cuma satu atau dua saham saja, dan merupakan bagian sangat besar dalam portofolio Anda. Ya, kami pernah mengalaminya. Ketika kami memiliki posisi terlalu sedikit, dan terlalu besar, kami cenderung untuk terlalu banyak menganalisa saham kami dan membiarkan ketakutan menguasai pikiran kami.
Solusi untuk ini ada tiga:
- Milikilah modal yang cukup, dan tidak terkait dengan kehidupan Anda sehari-hari, atau istilahnya “uang lebih”.
- Jangan terlalu mementingkan sebuah posisi. Ingatlah bahwa sebuah posisi adalah bagian dari portfolio. Pastikan ada enam sampai sepuluh saham di portfolio Anda, sehingga jatuhnya satu saham tidak akan berpengaruh banyak dalam portfolio Anda. Jangan terlalu banyak juga, karena hanya akan membuat Anda meniru indeks. Dan jangan sampai portofolio Anda berisi ratusan saham gorengan yang tidur!
- Buatlah sebuah sistem trading yang baik dan biarkan sistem tersebut memandu kita dalam membuat entry dan exit. Dari situ buatlah rencana trading, dan patuhi! Hal ini adalah cara termudah untuk mendiamkan ego Anda, dan melatih kesabaran Anda dalam masuk dan keluar posisi karena Anda cuma “mematuhi” rencana trading Anda. Anda tidak perlu lagi “benar”, tapi Anda akan selalu melakukan perbaikan dalam sistem trading Anda, dan Anda belajar di sana!
Pemula selalu berpikir dengan “bermain” di bursa saham bisa mendapat uang yang banyak tanpa kerja, dan mencari “jurus pamungkas” yang akan membuat Anda menjadi kaya. Logikanya, jika sang pemilik “jurus pamungkas” bisa menjadi kaya dengan jurus pamungkas tersebut dari sahamnya, maukah dia membaginya dengan Anda? Trading saham adalah tentang keberuntungan dan keahlian, tapi dalam jangka panjang keberuntungan (atau kesialan) Anda tidak akan berpengaruh banyak.
Terakhir, dan selalu kami ulang biar Anda tidak lupa, patuhi aturan emas trading: Cut losses short, and let profits run. (potong rugi secepatnya, dan biarkan keuntungan terus bertambah). Tulisan ini tentang yang “let profits run“. Jangan pernah lupa akan hal ini dalam “medan perang”.
Happy cuan (yang banyak)! 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar